Crita di akhir 2008
Bulan Desember 2008.
Sebentar lagi tahun 2008 habis ganti dengan tahun baru yang semoga Insya Allah menjadi tahun yang lebih baik daripada 2008. Semoga juga aku bisa lebih produktif, masih semangat sekolah dan bisa langsung kerja tahun 2010.
Akhir tahun kali ini ada yang ngganjel dikit, resesi melanda North America! Aku baca banyak pabrik yang melorot produktifitasnya bahkan beberapa melakukan PHK besar besaran, beberapa lagi jadi gulung tikar... Duh cerita sedih sebelum XMas.
Keadaan bisnis tukang insinyur juga terimbas, so far dia dengan sedihnya memPHK 2 orang karyawan, terus terang ini berita sedih bagi kami karena tukang insinyur bener2 pengen terus memperkerjakan mereka tapi sayang keadaan finansial perusahaan yang tidak memungkinkan mengharuskan dia mengambil langkah drastis begitu, tapi dia berjanji kalo keadaan membaik merekalah orang2 pertama yang akan dipekerjakan lagi.
Sampai detik ini, kami berdua belum bener2 merasakan imbas resesi yang melanda, kami masih bisa hidup lebih dari cukup, aku masih bisa blanja baju,lipstik dan tetek bengek kebutuhan cewek, sedangkan tukang insinyur masih bisa memanjakan hobinya minum wine, makan cheese dan kadang2 main poker dengan sahabat2nya.
Hidup masih indah bagi kami tapi kami juga sadar bahwa kami sudah seharusnya waspada, mengatur strategi hidup dan sebagainya.
Diakhir 2008 ini, kami bersyukur atas limpahan rejeki yang tak terhingga, diberi kesehatan absolut yang sering kami abuse dengan rokok, makanan berlemak dan alkohol, dan beri kebahagiaan dari keluarga dan teman yang mengelilingi kami, tahun 2008 adalah tahun yang istimewa bagi kami, banyak kenangan manis terukir tahun ini dan semoga kami bisa mengulangnya di tahun depan.... Amin.
Sebentar lagi tahun 2008 habis ganti dengan tahun baru yang semoga Insya Allah menjadi tahun yang lebih baik daripada 2008. Semoga juga aku bisa lebih produktif, masih semangat sekolah dan bisa langsung kerja tahun 2010.
Akhir tahun kali ini ada yang ngganjel dikit, resesi melanda North America! Aku baca banyak pabrik yang melorot produktifitasnya bahkan beberapa melakukan PHK besar besaran, beberapa lagi jadi gulung tikar... Duh cerita sedih sebelum XMas.
Keadaan bisnis tukang insinyur juga terimbas, so far dia dengan sedihnya memPHK 2 orang karyawan, terus terang ini berita sedih bagi kami karena tukang insinyur bener2 pengen terus memperkerjakan mereka tapi sayang keadaan finansial perusahaan yang tidak memungkinkan mengharuskan dia mengambil langkah drastis begitu, tapi dia berjanji kalo keadaan membaik merekalah orang2 pertama yang akan dipekerjakan lagi.
Sampai detik ini, kami berdua belum bener2 merasakan imbas resesi yang melanda, kami masih bisa hidup lebih dari cukup, aku masih bisa blanja baju,lipstik dan tetek bengek kebutuhan cewek, sedangkan tukang insinyur masih bisa memanjakan hobinya minum wine, makan cheese dan kadang2 main poker dengan sahabat2nya.
Hidup masih indah bagi kami tapi kami juga sadar bahwa kami sudah seharusnya waspada, mengatur strategi hidup dan sebagainya.
Diakhir 2008 ini, kami bersyukur atas limpahan rejeki yang tak terhingga, diberi kesehatan absolut yang sering kami abuse dengan rokok, makanan berlemak dan alkohol, dan beri kebahagiaan dari keluarga dan teman yang mengelilingi kami, tahun 2008 adalah tahun yang istimewa bagi kami, banyak kenangan manis terukir tahun ini dan semoga kami bisa mengulangnya di tahun depan.... Amin.

